Warung Wareg Waras di Jogja Utara

  • Warung yang Ngeyel

    Di awal abad 21 ini, sebuah warung sejatinya adalah tempat di mana orang dapat minum secangkir kopi ‘sasetan’ atau menyantap mi instan di tengah kesibukan sehari-hari. Warung Tegal Pakel pun menyediakan minuman dan makanan ‘standar’ kaum pekerja kota dan (kini) desa itu. Seperti yang pertama terlihat di warmindo (warung mi Indonesia) yang banyak tersebar di…

  • Kafe atau Bedeng.. Warung!

    Sebuah pojok jalan masuk sebuah perumahan yang sejak lama ditumbuhi semak belukar dan menjadi tempat penampungan sampah sembarang, kini menjadi tempat terbuka yang semoga dapat ikut menyegarkan Jogja bagian utara. Ada yang bilang bangunannya seperti bedeng sementara untuk istirahat para pekerja proyek pembangunan. Ada yang bilang ia seperti kafe kekinian anak-anak Gen Z. Kami menyebutnya…

  • Listrik Menyala

    Listrik menjadi penanda zaman modern. Warung seadanya pun memerlukannya. Maka dipasanglah daya penghidup itu – 1,300 Watt. Dan dengan ini pula, hubungan dengan negara dimulai.

  • Bata Baris

    Batu bata disusun sedemikian rupa di atas tanah yang sudah diratakan dan diberi pasir sebagai ‘perekat’. Mereka menjadi lantai teras yang hangat menyambut pengunjung, sebelum masuk ke warung berlantai semen yang dingin. Celah antara batu bata berukuran 19x9x3cm itu diisi pasir, dibiarkan terbuka, membiarkan air hujan kembali ke tanah.

  • Pahingan Sleman

    Setiap lima hari ada ‘pasar kaget’ di depan warung, sepanjang jalan Radjimin, Tridadi, Sleman, Yogyakarta Utara. Warung Tegal Pakel Jaya pun mendapat berkah berupa gelas-gelas, toples, mangkuk, dan lain-lain dari pak Trianto, satu di antara pedagang di pasar itu.

  • Soto Paranginan

    Masakan mamih, tetangga depan warung, mulai disajikan. Diberi nama Soto Paranginan, sesuai dengan nama dusun tempatnya berasal. Sepiring nasi ditemani semangkuk air padat rempah berisi ayam suwir, tomat, kubis, kacang, daun bawang. Rasa dan aroma rempah menonjol pada menu baru warung ini. Warung ini memang semacam warmindo. Selain menyajikan makanan instan seperti Indomie, Ada masakan…

  • Seng Gelombang Andalan Dinding

  • Rangka Berengsel

  • Genteng, Lantai, dan Halaman

    Seribu genteng dan bumbungan lawas didapat dari Klaten mulai dipasang. Kerangka kayu mulai terlindungi dari panas dan hujan. Bebersih halaman dilakukan oleh pak Dwi sejak awal, sejak proses pengeboran sumur. Banyaknya sampah yang menumpuk mulai digeser, kemudian terpaksa dibakar, munculkan asap yang mengganggu. Setelah pengerjaan atap dan lantai hampir selesai, proses pembangunan melebar ke Timur,…

  • Kunjungan Teman: Ati

    Si Ati tiba-tiba muncul, berkunjung di saat pak Sarjoo, pak Joko, dan kwan-kawan sedang giat membangun rangka. Kunjungan Ati ditutup dengan kunjungan ke Pasar Condro. Sate ayam dan Wedang Uwuh di sana memng ndak ada lawan.

Ada masukan?