Kategori: Pembangunan
-
Teras Menyambut Terik
Pak Sarjono dan kawan-kawan mulai membangun atap untuk teras berlantai batu bata. Dari kayu Nangka dan Sengon.
-
Listrik Menyala
Listrik menjadi penanda zaman modern. Warung seadanya pun memerlukannya. Maka dipasanglah daya penghidup itu – 1,300 Watt. Dan dengan ini pula, hubungan dengan negara dimulai.
-
Bata Baris
Batu bata disusun sedemikian rupa di atas tanah yang sudah diratakan dan diberi pasir sebagai ‘perekat’. Mereka menjadi lantai teras yang hangat menyambut pengunjung, sebelum masuk ke warung berlantai semen yang dingin. Celah antara batu bata berukuran 19x9x3cm itu diisi pasir, dibiarkan terbuka, membiarkan air hujan kembali ke tanah.
-
Seng Gelombang Andalan Dinding
-
Rangka Berengsel
-
Genteng, Lantai, dan Halaman
Seribu genteng dan bumbungan lawas didapat dari Klaten mulai dipasang. Kerangka kayu mulai terlindungi dari panas dan hujan. Bebersih halaman dilakukan oleh pak Dwi sejak awal, sejak proses pengeboran sumur. Banyaknya sampah yang menumpuk mulai digeser, kemudian terpaksa dibakar, munculkan asap yang mengganggu. Setelah pengerjaan atap dan lantai hampir selesai, proses pembangunan melebar ke Timur,…
-
Pembangunan Warung
-
Soko dan Sunduk
-
Air Sumber Kehidupan