Kategori: cerita
-
Kafe atau Bedeng.. Warung!
Sebuah pojok jalan masuk sebuah perumahan yang sejak lama ditumbuhi semak belukar dan menjadi tempat penampungan sampah sembarang, kini menjadi tempat terbuka yang semoga dapat ikut menyegarkan Jogja bagian utara. Ada yang bilang bangunannya seperti bedeng sementara untuk istirahat para pekerja proyek pembangunan. Ada yang bilang ia seperti kafe kekinian anak-anak Gen Z. Kami menyebutnya…
-
Pahingan Sleman
Setiap lima hari ada ‘pasar kaget’ di depan warung, sepanjang jalan Radjimin, Tridadi, Sleman, Yogyakarta Utara. Warung Tegal Pakel Jaya pun mendapat berkah berupa gelas-gelas, toples, mangkuk, dan lain-lain dari pak Trianto, satu di antara pedagang di pasar itu.
-
Soto Paranginan
Masakan mamih, tetangga depan warung, mulai disajikan. Diberi nama Soto Paranginan, sesuai dengan nama dusun tempatnya berasal. Sepiring nasi ditemani semangkuk air padat rempah berisi ayam suwir, tomat, kubis, kacang, daun bawang. Rasa dan aroma rempah menonjol pada menu baru warung ini. Warung ini memang semacam warmindo. Selain menyajikan makanan instan seperti Indomie, Ada masakan…
-
Belajar dari Banyak
Lingkungan sekitar, berselancar di dunia maya, memberi banyak sekali bahan pelajaran. Ketersediaan material dan kemampuan sumber daya lokal menjadi titik berangkat pembangunan mimpi.
-
Mulai
Belantara semak yang dipenuhi oleh sampah di pintu masuk perumahan Sleman Permai I ini akan dikonversi menjadi warung yang bikin raga dan jiwa wareg dan waras. Lila dan Genep, istri dan suami pemilik lahan pusaka nenek moyang, bersemangat untuk menjadikan mimpi bersama. Bersyukur, pak Yudi, tetangga di bagian Utara, membolehkan tempatnya menjadi lokasi transit material.…
-
Membangun Lahan yang Lama Tidur
-

Tiang-tiang Kayu
Konon kayu-kayu jawa lawas ini dulunya adalah penopang sebuah limasan di daerah Gunung Kidul, Yogyakarta. Teronggok menunggu difungsikan kembali, tersusun rapih di sebelah kediaman pak Iwan, di barat Kota Yogyakarta. Tiang-tiang dan balok-balok, atau bahasa lokal menyebutnya dengan soko dan sunduk, itu berukuran 14×14 sentimeter dengan panjang variatif dari dua setengah sampai hampir tiga meter.
-
Maret: Mengumpulkan Material
Sebuah rumah di seberang Realino sedang dibongkar bagian belakangnya – nampaknya akan dijadikan kos-kosan. Di depannya nampak sebuah pintu kayu teronggok di atas puing. Adalah berkah, ketika bertanya pada seorng pekerja di sana, apakah boleh pintu itu diadopsi, dan diperbolehkan. Jadilah pintu itu dibawa ke kosan yang jaraknya hanya 20 langkah kaki dari situ. Terima…
-
Februari
Realisasi sebuah gagasan dimulai, untuk mengisi waktu sekaligus berharap akan adanya guna bagi banyak manusia.